BPJScan menganalisis file klaim BPJS dan mengungkap potensi optimasi di tiap klaim. Dipercaya 60+ rumah sakit di 10+ provinsi.
Terakhir diperbarui · 100+ analisis dalam 9 kategori · INA-CBG & iDRG
60+
Rumah Sakit
10+
Provinsi
Rp 3M+
Dioptimasi di 1 RS
~4 bln
Estimasi Payback
*Rp 3M+ = kasus aktual 1 RS mitra (anonim). Hasil bervariasi tergantung volume dan pola klaim RS.
Tanpa analisis AI, sebagian potensi optimasi klaim sulit terlihat setiap bulannya.
Klaim ditolak atau pending karena koding tidak sesuai aturan. Proses banding memakan waktu dan tenaga.
Diagnosis dan prosedur tidak dikode secara optimal. Severity level tidak sesuai, menghasilkan tarif INA-CBG yang lebih rendah.
Tanpa audit sistematis, potensi optimasi 15-30% klaim belum terangkat setiap bulan.
3 langkah sederhana, insight dalam hitungan menit.
Upload file TXT klaim dari E-Klaim atau INA-CBG. Format standar, tidak perlu konversi.
100+ analisis memeriksa setiap klaim — dari keuangan, LOS, koding ICD-10, hingga 36 kondisi spesifik.
Dashboard interaktif menunjukkan potensi optimasi, audit ICD-10, dan rekomendasi aksi prioritas.
Tepatnya 105 analisis, semua dari satu berkas TXT e-Klaim. Daftar ini dibaca langsung dari registri menu aplikasi (versi 2026-09-01), sehingga selalu sama dengan yang dipakai rumah sakit.
Ikhtisar peluang dan risiko dalam rupiah, kinerja keuangan, pola LOS, diagnosis, prosedur, DPJP, dan okupansi.
Antara lain: Ikhtisar Peluang & Risiko (Rupiah), Analisis Kinerja Keuangan, Analisis Pola LOS, Analisis Pola Diagnosis.
Ringkasan berkas, rekap pengajuan alkes/ambulans/darah/obat, jelajah data, tren multi-bulan.
Antara lain: Ringkasan Data, Pasien per Kasus CMG, Rekap Pengajuan Klaim (Alkes, Ambulance, Darah, Obat), Jelajah Data.
Perbandingan tarif INA-CBG vs iDRG, kasus naik/turun, CMI, MDC × keparahan, cost weight, pemetaan kode. Aktif otomatis bila berkas memuat data iDRG.
Antara lain: Dashboard iDRG, Perbandingan Tarif INA-CBG vs iDRG, Kasus Naik/Turun Tarif, Casemix Index (CMI) iDRG.
Fragmentasi, readmisi, konsul internal, kontrol pasca rawat inap, KNS, PRB, radar berkas berisiko, dan Kajian Ketidaksesuaian Klaim.
Antara lain: Tingkat Keparahan 3 (Berat), LOS Tinggi, Keparahan Ringan, LOS Rendah, Keparahan Berat, Rawat Inap Satu Hari & Sesi Terapi.
Audit koding ICD-10, bedah dan non-bedah, radiologi, darah, sewa alat, crosscek kode tindakan vs komponen tarif.
Antara lain: Audit Koding ICD-10 (Kode Gabung, Urutan, Excludes), Bedah/Operasi, Prosedur Non Bedah, Pelayanan Darah.
Pemeriksaan per kondisi klinis dan per tindakan — dari apendisitis sampai validasi frekuensi prosedur.
Antara lain: Amputasi pada Ulkus DM, Neuropati DM - Kesesuaian PNPK, Infeksi Nosokomial (Hospital-Acquired Infection), Apendisitis: Apendektomi vs Laparotomi (K35-K37).
Agregat lintas RS untuk grup atau yayasan, tanpa data pasien.
Antara lain: Ekspor Agregat ke Holding.
Tarif per DPJP, komponen biaya, potensi top up, outlier, naik kelas, selisih klaim, dan Sanding Sebelum–Sesudah.
Antara lain: Tarif per DPJP, ARPP & ARPV (Revenue per Pasien/Kunjungan), Kunjungan & Biaya per INA-CBG (Rajal/Ranap), Potensi Top Up.
Kebersihan berkas sebelum diajukan: duplikasi, kelengkapan, SEP terbit di hari libur.
Antara lain: Purifikasi Klaim, SEP Terbit di Hari Libur.
Bukti hasil tindak lanjut
Temuan hanya berarti bila ditindaklanjuti. Menu ini menyandingkan empat kelompok klaim sebelum dan sesudah perbaikan tim casemix — dari berkas rumah sakit Anda sendiri — sehingga direksi melihat selisih yang benar-benar tertagih, bukan sekadar potensi.
Struktur tampilan (ilustrasi, bukan data RS tertentu)
File TXT dianalisis selama sesi peramban berjalan dan tidak disimpan di server MedMinutes setelah sesi berakhir.
Rumah sakit adalah pengendali data; MedMinutes berperan sebagai pemroses sesuai UU Pelindungan Data Pribadi. Tidak ada perubahan pada SIMRS atau E-Klaim.
Berkas terkompresi berkata sandi bisa langsung diunggah; sandi dimasukkan di aplikasi, bukan dikirim lewat pesan.
Review klaim manual mengandalkan ketelitian dan waktu tim yang terbatas. BPJScan menjalankannya secara konsisten di setiap klaim.
| Aspek | Review Manual | Dengan BPJScan |
|---|---|---|
| Kecepatan | Berjam-jam untuk satu batch klaim | Ratusan klaim dalam 2–5 menit |
| Cakupan pemeriksaan | Terbatas pada sampel atau klaim bernilai besar | 100+ analisis memeriksa setiap klaim |
| Konsistensi | Bergantung ketelitian dan waktu tim | Kaidah pemeriksaan sama untuk semua klaim |
| Deteksi pola | Sulit melihat tren lintas bulan dan per DPJP | Analisis lintas bulan dan kontribusi per DPJP |
| Hasil akhir | Sebagian potensi optimasi bisa terlewat | Potensi optimasi terangkat, klaim lebih audit-ready |
Transisi tarif nasional dari INA-CBG ke iDRG sudah di depan mata. BPJScan kini dilengkapi 9 analisis iDRG untuk membantu tim casemix memahami dampak perubahan tarif sebelum implementasi penuh. Pelajari selengkapnya di panduan lengkap iDRG dan konteks reformasi JKN 2026 (iDRG, KRIS, RBKP).
Perbandingan Tarif
RS vs INA-CBG vs iDRG per kasus
Kasus Naik/Turun
Identifikasi kasus yang tarif-nya berubah
Casemix Index
CMI per spesialis dan MDC
Mapping & Bridging
INA-CBG ke iDRG, diagnosis & prosedur
Analisis iDRG
9 analisisEstimasi dampak tarif (ilustrasi)
Pahami dampak perubahan tarif per kasus & per spesialis
Siapkan transisi tanpa kejutan saat implementasi penuh
Menu iDRG aktif otomatis saat data tersedia di file TXT e-Klaim.
BPJScan bekerja paling kuat saat berdampingan dengan dua produk pendamping yang menjaga klaim Anda sebelum dan sesudah pengajuan.
Sebelum Klaim
Perkuat koding dari sumbernya. Dukung prekoding sejak awal perawatan, jaga kelengkapan berkas, dan pastikan diagnosis sesuai alasan dirawat, selagi pasien masih di ruangan.
Pelajari CDSS AISaat Klaim
Audit dan optimalkan setiap klaim sebelum dikirim ke BPJS: undercoding, potensi top-up, dan pemicu pending.
Anda di siniSesudah Klaim
Rekonsiliasi hasil verifikasi BPJS dengan SIMRS secara otomatis: track klaim mana yang sudah cair, lalu bagi jasa medis (jasmed) per DPJP secara transparan dan adil.
Pelajari Claim ManagerBergabung dengan 60+ rumah sakit di 10+ provinsi.
Jadwalkan Demo BPJScanPelajari lebih lanjut tentang optimasi klaim BPJS dan casemix.
Cakupan filter, akurasi, integrasi, dan kapan masing-masing pendekatan tepat untuk RS.
Severity level baru, dampak ke tarif, status nasional, dan persiapan dokumentasi RS.
Analisis temuan BPK 2024, akar penyebab dokumentasi, dan langkah compliance untuk RS Indonesia.
Step-down, TDABC, dan cara membaca margin layanan agar tarif punya dasar hitung.
Jadwalkan demo 30 menit dan lihat langsung potensi optimasi dari data klaim RS Anda.
*Hasil bervariasi tergantung volume dan pola klaim RS.
Relevan untuk peran Anda
Catatan rilis
Untuk membuktikan bahwa perbaikan berkas yang dikerjakan tim casemix benar-benar mengubah nilai klaim. Dua versi berkas diunggah bersamaan, lalu klaim dipilah empat: Berubah, Tetap, Baru, dan Hilang. Pemilahan ini penting karena menyandingkan dua total saja akan mencampur hasil koreksi dengan perubahan volume, sehingga klaim susulan terbaca seolah buah kerja koder. Layar memisahkan selisih mentah dari hasil tindak lanjut yang sebenarnya, merinci perubahan menurut sebabnya (severity naik, kode INA-CBG berubah, prosedur direvisi, diagnosis berubah dengan grup tetap, atau tarif rumah sakit saja), dan rincian per klaim bisa diunduh ke Excel. Bila kedua berkas ternyata tidak sepadan, misalnya beda periode atau beda jenis rawat, layar menampilkan peringatan agar angkanya tidak terlanjur dipakai sebagai laporan.
Tarif rumah sakit pada berkas klaim bersifat bruto, obat kemoterapi dan obat kronis ikut di dalamnya padahal ditagihkan di luar paket INA-CBG. Akibatnya kasus kemoterapi terbaca minus lebih dalam daripada keadaan sebenarnya. Cara menghitung selisih tidak diubah, tetapi layar kini memberi catatan bernilai rupiah agar pembacanya bisa mengurangkan sendiri komponen tersebut.
Lima masukan dari tim casemix, koder, dan dokter penanggung jawab pasien ditindaklanjuti. Ikterus neonatorum kini diperiksa berpasangan antara pemeriksaan laboratorium dan fototerapi, bukan laboratorium saja. Diagnosis rongga dada dengan tindakan drainase yang tidak berpasangan ditandai sebagai kandidat salah kamar kode di menu Efusi Pleura. Penanda koreksi elektrolit diturunkan dari peringatan menjadi keterangan karena syaratnya bertumpu pada nilai laboratorium yang tidak ada di berkas klaim, sehingga peringatan keliru pada ratusan kasus berhenti muncul. Syarat penulisan gangguan cairan sebagai diagnosis sekunder pada diare akut juga diperjelas.
Lihat semua update BPJScan · Catatan rilis semua produk · RSS