Kejadian: 46 dari 236 kunjungan ditolak pada sapuan produksi pertama
Gejala
Hari pertama pengiriman, hampir seperlima kunjungan ditolak dengan galat yang menyatakan data sudah ada. Dugaan pertama yang wajar — kiriman kami dobel — ternyata keliru.
Penyebab
Kunjungan itu memang sudah ada di produksi, lengkap dengan diagnosis, hasil pemeriksaan, tindakan, resep, dan ringkasan. Riwayat pasiennya bahkan mundur sampai Februari 2025. Artinya ada pengirim lain yang aktif ke organisasi yang sama, jauh sebelum kami masuk.
Seberapa luas
Sampel acak 25 kunjungan yang tertunda menunjukkan hanya 1 yang sudah ada. Jadi cakupan pengirim lama bersifat parsial: sebagian dikirim mereka, sisanya belum dikirim siapa pun. Dua pengirim ke satu organisasi bukan keadaan yang stabil — bila mereka mengirim kunjungan yang sudah kami kirim, giliran sistem mereka yang ditolak.
Tindakan
Kunjungan yang sudah ada dilewati seutuhnya beserta seluruh turunannya, bukan ditimpa dan bukan ditempeli. Keputusan pemilik rumah sakit: kami hanya mengirim yang belum mereka kirim, tanpa meminta sistem lama dimatikan.
Kenapa tidak ditimpa saja
SATUSEHAT tidak menyediakan penghapusan — permintaan hapus ditolak bahkan dengan token yang masih segar. Menempelkan diagnosis dan hasil pemeriksaan kami ke kunjungan milik pengirim lain menghasilkan catatan klinis ganda yang tidak dapat dibersihkan kemudian. Kerugiannya permanen, keuntungannya hanya angka laporan yang lebih enak dilihat.
Untuk pembeli
Sebelum menandatangani apa pun, tanyakan ke tim TI Anda: sistem mana yang pernah dihubungkan ke SATUSEHAT, sejak kapan, mencakup apa, dan siapa yang akan berhenti. Pertanyaan ini lebih murah dijawab sebelum go-live daripada sesudahnya.
Penanda yang salah membuat duplikat semu
Pada sistem pengirim lama yang kami temui, penanda kunjungan diisi
dengan nomor identitas pasien, bukan nomor
registrasi kunjungan. Akibatnya seluruh kunjungan pasien itu
— sejak 2025 — memakai penanda yang sama persis, dan
platform membaca kunjungan yang berbeda sebagai kunjungan yang
sama. Kalau angka duplicate Anda tinggi dan tidak masuk
akal, periksa dulu apa yang dipakai sebagai penanda
kunjungan sebelum menyalahkan platform.
-
Ambil satu kunjungan yang ditolak, lalu cari di platform
Kalau kunjungan itu benar-benar ada beserta turunannya, persoalannya bukan pengulangan kiriman — ada pengirim lain. Kalau yang ada hanya kerangkanya tanpa isi, persoalannya kemungkinan besar kiriman setengah jadi.
-
Periksa tanggal kunjungan tertua milik pasien yang sama
Riwayat yang mundur jauh sebelum tanggal go-live Anda adalah bukti paling cepat bahwa sistem lain pernah atau masih aktif.
-
Bandingkan gaya penanda antara kunjungan lama dan kunjungan baru
Dua gaya penanda pada satu organisasi berarti dua pengirim. Satu gaya yang memakai identitas pasien berarti duplikat semu.
-
Ambil sampel acak kunjungan yang tertunda, ukur berapa persen yang sudah ada
Ini yang menentukan sikap. Cakupan pengirim lama yang parsial menuntut pembagian kerja, bukan penghentian.
-
Putuskan siapa yang mengirim apa, lalu tuliskan
Keputusan ini milik rumah sakit, bukan vendor. Tanpa keputusan tertulis, kedua sistem akan saling menolak bergantian dan keduanya akan terlihat gagal.
-
Lewati, jangan timpa
Karena penghapusan tidak tersedia, tindakan yang salah di sini tidak bisa ditarik. Melewati kunjungan berarti turunannya ikut berhenti — itu memang harganya, dan itu harga yang benar.