Isi 3 data, lihat potensi recovery dalam 10 detik.
Rawat inap + rawat jalan
Rata-rata RS: 3–8% klaim ditolak/pending/undercoded
Persentase revenue dari klaim bermasalah yang bisa di-recover. Default 15% (estimasi konservatif).
klaim/bulan berpotensi bermasalah
potensi optimasi revenue per bulan
potensi optimasi per tahun
potensi recovery/bulan
return on investment
payback period
Net profit setelah biaya BPJScan (Rp 2jt/bulan)
Volume klaim terlalu rendah untuk ROI positif dengan setting ini
Biaya BPJScan lebih murah dari UMK terendah se-Indonesia
Estimasi berdasarkan rata-rata temuan BPJScan di 50+ rumah sakit. Recovery rate % dari klaim bermasalah × tarif rata-rata.
Kalkulator ini menghitung potensi revenue recovery yang bisa ditemukan BPJScan dari klaim BPJS rumah sakit Anda. Estimasi didasarkan pada data aktual dari 50+ rumah sakit pengguna BPJScan.
Rata-rata 3–8% klaim BPJS mengalami masalah: ditolak verifikator, pending, undercoded, atau severity level tidak optimal. Angka ini berbeda dengan tingkat ketidaksesuaian kode saat audit ulang (hingga 35% menurut studi AHIMA) yang mencakup kode kurang spesifik dan prosedur terlewat. BPJScan menganalisis 78 filter untuk membantu tim coder & casemix mengidentifikasi potensi optimasi sebelum klaim diajukan.
Dari klaim yang teridentifikasi berpotensi bermasalah, BPJScan membantu tim coder & casemix RS memperbaiki dan mengoptimasi klaim. Estimasi 15% sebagai angka konservatif untuk perhitungan indikatif. Hasil bervariasi tergantung volume dan pola klaim RS.
BPJScan mulai dari Rp 2 juta/bulan. Estimasi payback period sekitar 4 bulan berdasarkan data dari 50+ RS pengguna BPJScan di 8+ provinsi. Hasil aktual bervariasi tergantung pola klaim, volume, dan tingkat adopsi tim internal RS.