Perbandingan lengkap berdasarkan pengalaman 50+ rumah sakit di seluruh Indonesia. Lihat bagaimana otomasi AI mengubah cara tim casemix bekerja.
Delapan aspek kritis yang membedakan audit klaim manual dengan analisis otomatis BPJScan.
BPJScan dirancang untuk melengkapi, bukan menggantikan keahlian tim casemix Anda. Ada area di mana penilaian manusia tetap tidak tergantikan.
Kasus kompleks dengan komorbiditas ganda atau kondisi langka membutuhkan penilaian klinis yang hanya bisa dilakukan oleh coder berpengalaman. BPJScan memberikan flag, manusia yang memutuskan.
Klarifikasi diagnosis dengan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan tetap membutuhkan interaksi manusia-ke-manusia. BPJScan mengidentifikasi kasus yang perlu klarifikasi, tim casemix yang menindaklanjuti.
Validasi antara data klaim dan dokumentasi rekam medis fisik tetap perlu dilakukan secara manual. BPJScan menganalisis data klaim digital, bukan isi rekam medis.
Saat terjadi dispute klaim dengan BPJS, proses negosiasi dan penyusunan argumentasi membutuhkan keahlian dan pengalaman manusia. BPJScan menyediakan data pendukung, tim casemix yang bernegosiasi.
Intinya: BPJScan mengotomasi pekerjaan repetitif dan data-heavy sehingga tim casemix bisa fokus pada pekerjaan bernilai tinggi—clinical judgment, komunikasi dengan dokter, dan pengambilan keputusan strategis. Bukan menggantikan, tapi memberdayakan.
Jawaban langsung untuk pertanyaan umum seputar migrasi dari audit manual ke BPJScan.
Tidak. BPJScan dirancang sebagai alat bantu (augmentation tool) untuk tim casemix, bukan pengganti. BPJScan menangani analisis data dalam jumlah besar secara otomatis—pekerjaan yang sebelumnya menghabiskan waktu berhari-hari.
Sementara itu, tim casemix tetap dibutuhkan untuk clinical judgment, komunikasi dengan DPJP, review rekam medis, dan penanganan kasus kompleks. Hasilnya: tim casemix bisa fokus pada pekerjaan bernilai tinggi, bukan data entry.
Tidak ada proses migrasi yang rumit. BPJScan bisa langsung digunakan di hari yang sama. Cukup upload file TXT klaim dari E-Klaim atau INA-CBG—format yang sama yang Anda kirim ke BPJS setiap bulan.
Dalam 10 menit, hasil analisis lengkap sudah tersedia dengan 71+ fitur. Tidak perlu integrasi SIMRS, tidak perlu instalasi software, dan tidak perlu training panjang. Demo 30 menit sudah cukup untuk memahami semua fitur utama.
Ya, keamanan data adalah prioritas utama. BPJScan terdaftar di PSE Komdigi (Penyelenggara Sistem Elektronik). Data klaim diproses secara aman dan tidak pernah dibagikan ke pihak ketiga.
Untuk rumah sakit yang membutuhkan keamanan ekstra, tersedia opsi deployment on-premise—artinya BPJScan berjalan di server internal RS dan data tidak pernah keluar dari jaringan rumah sakit.
Biaya BPJScan hanya sebagian kecil dari gaji 1 FTE staf casemix. Sementara audit manual membutuhkan 1-2 orang dedicated dengan gaji UMK+ per bulan, BPJScan memberikan cakupan audit 100% kasus dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Yang lebih penting: ROI biasanya terlihat di bulan pertama. Peluang revenue recovery yang ditemukan BPJScan dari 100% kasus (vs sampling 10-20% di audit manual) sering kali sudah melampaui biaya langganan. Hubungi kami untuk penawaran spesifik sesuai volume klaim RS Anda.
Demo 30 menit menggunakan data klaim RS Anda. Lihat langsung apa yang BPJScan temukan dibanding proses audit manual yang berjalan sekarang.
Dipercaya 50+ rumah sakit di 8+ provinsi di Indonesia