Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya

MedMinutes.io akan membahas tentang gaji dokter yang bekerja di rumah sakit. Secara operasional, dokter merupakan seorang tenaga kesehatan yang menjadi tonggak utama dalam rumah sakit karena ia yang menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi pasien. Seorang dokter juga merupakan pekerjaan profesional yang penuh ketelitian dan mengikuti prosedur yang berlaku, dalam menjalankan tugasnya.

10 and 20 Philippine Peso Bill
Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya : Uang

Pada tahun 2019, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih pernah membeberkan berapa gaji dokter di berbagai daerah di Indonesia. Ternyata masih banyak yang di bawah Rp 3 juta per bulan. Nominal gaji dokter tersebut untuk dokter umum dan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan golongan III A atau yang masa baktinya di bawah lima sampai 10 tahun.

Hak Dokter

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai gaji, MedMinutes.io akan menjelaskan apa saja hak dokter menurut undang-undang. Secara umum hak dokter dapat dilihat dalam Undang Undang No. 29 Tahun 2004 yang berisi tentang :

  1. Memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas yang sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional.
  2. Memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional
  3. Memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien dan keluarga
  4. Menerima imbalan jasa

Remunerasi

Pengertian remunerasi adalah pemberian gaji kepada dokter, sebagai imbalan atas pekerjaan atau kontribusi yang sifatnya rutin kepada rumah sakit tempat dokter tersebut bekerja. Dengan kata lain, remunerasi adalah hal yang diterima oleh seorang pegawai sebagai bentuk imbalan atau balas jasa atas prestasi seorang pegawai. 

Tujuan dari remunerasi adalah memperoleh sumber daya yang berkualitas, mempertahankan karyawan yang berprestasi, mendapatkan keunggulan kompetitif, memotivasi karyawan, menjamin keadilan, mengendalikan biaya, mencapai sasaran strategis rumah sakit dan memenuhi peraturan pemerintah. Saat ini Kementrian Kesehatan berupaya menyusun pedoman evaluasi jabatan berbekal peraturan nomor 625/Menkes/SK V/2010 tentang Pedoman Penyusunan Remunerasi Pegawai Badan Layanan Umum Rumah Sakit di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Peraturan tersebut mengatur ketentuan umum tentang dasar kebijakan remunerasi, bagaimana tata cara menyusun sistem remunerasi, sehingga rumah sakit dapat menemukan formulanya sendiri.

Remunerasi dapat berupa

  1. Gaji
  2. Tunjangan tetap
  3. Honorarium
  4. Insentif
  5. Bonus atas prestasi
  6. Pesangon ataupun pensiun

Baca Juga : Ingin Pasien Rumah Sakit Anda Puas? Lakukan Hal Ini Untuk SDM Berkualitas

1.  Gaji dokter PNS

PNS di Indonesia yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, maupun fasilitas kesehatan milik negara, saat ini juga memiliki standarisasi gaji. Dokter yang berstatus PNS juga digolongkan sesuai peraturan tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Misalnya, dokter yang baru memperoleh sumpah dokter secara resmi digolongkan dalam kategori III B mendapatkan gaji pokok sekitar Rp2,8 juta.

NoJenjang JabatanGolongan
1Dokter PertamaIII/b
2Dokter MudaIII/cIII/d
3Dokter MadyaIV/a
IV/b
IV/c
4Dokter UtamaIV/d
IV/e
Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya : Klasifikasi dokter

Dokter Pertama

Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya: Gaji Dokter Pertama

Dokter Madya 

Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya : Gaji Dokter Madya

Gaji dokter Utama

Berapa Sih Gaji Dokter di Rumah Sakit? Ini Rinciannya: Gaji Dokter Utama

2.  Pendapatan Dokter Umum

Sebuah survei, JDN Indonesia, disebutkan bahwa hanya 10,63% dokter saja yang memperoleh gaji hingga Rp 10,5 Juta untuk satu tempat praktik. Sedangkan, sebanyak 26,24% dokter umum, menerima gaji di bawah Rp 3 Juta, lalu sisanya 8.89% dokter berpenghasilan di bawah Rp 1.5 Juta. Hal tersebut menuntut seorang dokter untuk membuka praktik di beberapa tempat dengan memperoleh penghasilan lebih dari Rp 10 juta.

3.  Pendapatan Dokter Spesialis

Biasanya, pendapatan yang diperoleh seorang dokter spesialis tergantung dari tempat ia bekerja, upah minimum di suatu daerah, dan juga perjanjian kontrak kerja yang telah diberikan. 

Dokter bedah juga mendapatkan penghasilan yang sangat tinggi karena tugas mereka sebagai dokter spesialis mengobati penyakit, cedera, atau kondisi gawat darurat pada tubuh melalui metode bedah (operatif) dan obat-obatan. Lantaran tugasnya itu, dokter spesialis mendapatkan kisaran gaji mulai dari Rp20 juta hingga Rp45 juta sebulan, tergantung di rumah sakit mana mereka praktik. Selain gaji, mereka juga mendapatkan penghasilan jasa profesi atau penghasilan tambahan.

Pendapatan yang diperoleh para dokter spesialis tergantung dari perjanjian kerja dan upah minimum di suatu daerah, baik dalam wilayah Provinsi maupun Kota/Kabupaten. Nominalnya beragam, dan juga biasanya tidak hanya berupa gaji, namun Guarantee fee, untuk sedikit gambaran untuk kita bahwa gaji dokter spesialis bermacam-macam, seperti 

  • 45jt/bulan untuk spesialis ; Anak, Rehab Medik, Paru, Syaraf, THT
  • 60jt/bulan untuk spesialis ; Penyakit dalam, Jantung
  • 75jt/bulan untuk spesialis ; Obgyn, Mata
  • Fixed fee 70jt/bulan untuk spesialis Anastesi

4.  Gaji Dokter Gigi

Seperti disebutkan sebelumnya, sebagian pekerja pada profesi dokter gigi memiliki penghasilan sangat tinggi. Pasalnya, dokter gigi memiliki keahlian khusus di bidang kesehatan gigi dan mulut. Mereka berperan melakukan diagnosis, mengobati, dan mencegah masalah gigi dan mulut. Beberapa tindakan khusus hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi yang telah menyelesaikan pendidikan spesialis. Oleh karena itu, pendapatan dokter gigi dimulai dari Rp2.290.762,24 hingga Rp11.821.005,54 per bulannya.

Berikut rincian lengkapnya:

  1. Gaji Dokter Gigi di Puskesmas: berkisar antara Rp4 juta – Rp7 juta per bulan.
  2. Gaji dokter gigi di Klinik: Nominal gaji tersebut disesuaikan berdasarkan banyaknya pasien, yaitu Rp250 ribu – Rp500 ribu per orang. Semakin besar nama klinik, maka semakin tinggi tarifnya. Namun, jika Ia berada di klinik BPJS Kesehatan, maka sistem pembagian upah akan dibedakan berdasarkan tipe pasien. Khusus pasien umum, dokter mendapat bagian 40% dan klinik sebesar 60%. Sedangkan, untuk peserta BPJS, dokter memperoleh Rp5 ribu – Rp15 ribu per pasien.
  3. Gaji Dokter Gigi Mandiri: biasanya membuka praktek di waktu luang, Penghasilan dokter gigi mandiri pada umumnya lebih tinggi, karena dana tersebut hanya untuknya sendiri, dan tidak dibagi dengan instansi lain. Berkisar antara Rp 1,5 juta – Rp 2 juta per hari.
  4. Gaji Dokter Gigi di Rumah sakit Umum: Berkisar antara Rp 2.9 juta – Rp 3.4 juta per bulan. Hal tersebut juga tergantung dengan pangkat, jabatan, golongan dan lama bekerja. Tak hanya gaji pokok, dokter juga akan memperoleh hak yang ada selama praktek di rumah sakit.
  5. Gaji Dokter Gigi di Rumah Sakit Swasta: Rp 12 juta – Rp 30 juta per bulan, baik dokter umum maupun yang sudah spesialis.
  6. Gaji Dokter gigi Fresh Graduates: Rp 4 juta – Rp 7 Juta per bulan.

Jenjang pendidikan dokter sebelum bekerja

Setelah rekan-rekan MedMinutes.io mengetahui berapa gaji yang didapatkan ketika seseorang menjadi dokter, terdapat beberapa tahapan yang dilalui oleh dokter di Indonesia, kira kira seperti ini:

  1. Ujian Masuk Universitas Kedokteran. Fakultas kedokteran terkenal memiliki peminat yang tinggi di kalangan pelajar tingkat SMA, saking ketatnya, dari setiap 100 siswa yang ikut ujian masuk, hanya 2- 4 orang saja yang berhasil diterima masuk.
  2. Pendidikan dokter: di Indonesia rata-rata pendidikan berlangsung dari 4,5 hingga 6 tahun, dari waktu tersebut, setidaknya ⅔ dihabiskan selama masa preklinik dan sisanya untuk koas. Biasanya saat melakukan koas, para calon dokter mendapatkan banyak ujian, seperti jaga malam dan melakukan kuliah pada pagi harinya, tugas menumpuk dan membuat makalah singkat tiap minggunya. Hal ini dilakukan guna melatih mental calon dokter agar terbiasa dengan situasi genting saat menangani pasien. Selain itu, biasanya mahasiswa kedokteran juga melakukan ujian tertulis setiap 3 – 6 minggu sekali, selama 6 tahun serta presentasi kasus.
    Ujian sertifikasi: Selesai para mahasiswa berkuliah, mereka menjalani ujian sertifikasi atau yang biasa disebut UKMPPD. Ini adalah ujian tulis yang terdiri dari 200 soal cerita dan ujian simulasi kasus. Jika tidak lulus ujian ini, mereka bisa mengambil sertifikasi ulang dengan status retaker. 
  3. Internship: Setelah lulus ujian sertifikasi, mereka dapat melakukan internship atau kerja wajib di daerah daerah terpelosok yang tersebar di seluruh Indonesia. Para dokter Internship ini rata-rata mendapatkan gaji Rp 3-4 juta rupiah, tergantung dari daerah tempat mereka bekerja. Internship ini bersifat wajib dilakukan.
  4. Di tahap ini, calon dokter bisa berhenti melanjutkan pendidikan dan menjadi dokter umum. Menjadi dokter umum, mereka juga diwajibkan untuk mengikuti seminar kedokteran secara teratur. Setiap 5 tahun pun izin praktek akan ditinjau ulang, dan harus mendapatkan skor minimal 250 selama 5 tahun tersebut. Skor itu didapatkan dari seminar-seminar yang diikuti, satu seminar rata-rata memberikan 3-6 point, sedangkan workshop bisa memberikan 12-24 point. Biaya yang dikeluarkan pun beragam, antara Rp 1-5 juta rupiah.
  5. Bagi yang berminat menjadi dokter spesialis, biasanya harus menempuh waktu pendidikan lanjutan minimal 3,5 tahun hingga 5,5 tahun tergantung dari spesialis apa yang diinginkan. Menjadi birokrat dengan masuk sekolah administrasi sistem kesehatan dengan lama pendidikan rata-rata 2 tahun. Menjadi peneliti ataupun menjadi dokter di bidang lain dan memilih karir yang lain pun dapat dilakukan.
  6. Pendidikan subspesialis. Bagi dokter umum yang ingin lanjut menjadi dokter spesialis, biasanya setelah melewati pendidikan dokter spesialis, masih ada tambahan untuk pendidikan sub-spesialis yang bisa memakan waktu 2-3 tahun.

Setelah melihat proses untuk menjadi dokter spesialis yang memiliki gaji tinggi, seorang calon dokter membutuhkan minimal waktu kurang lebih 9 tahun, dengan perhitungan berkuliah 4.5 tahun, 1 tahun internship dan 3.5 tahun sekolah spesialis. Hal ini bisa terjadi jika tidak ada yang mengulang pelajaran saat di kampus. Tetapi hal ini masih jarang dijumpai karena pelamar dokter spesialis biasanya diwajibkan untuk memiliki pengalaman kerja di luar internship selama 1-2 tahun lagi. Pendidikan dokter memang sangat panjang dan penuh tantangan, tetapi jasa mereka pun tak tergantikan.

MedMinutes menghadirkan Aplikasi SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) Indonesia untuk mengatur segala kebutuhan yang diperlukan rumah sakit, seperti menggaji dokter yang ada sesuai dengan kebutuhan. Dengan bantuan aplikasi manajemen rumah sakit Indonesia, pastinya membuat semua hal lebih mudah.

Apa Itu MedMinutes.io?

MedMinutes.io merupakan aplikasi fasilitas kesehatan online Indonesia yang menyediakan aplikasi rumah sakit online Indonesia. MedMinutes.io hadir untuk mengatur operasional rumah sakit, klinik, ataupun apotek. Mulai dari memperbarui stok obat-obatan dan alat kesehatan, mengirim permintaan laboratorium, memperbarui status pasien, serta masih banyak lagi keunggulan yang menunjang pelayanan kesehatan Anda. Dapat Anda pelajari lebih lanjut fitur-fitur MedMinutes.io di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *