Tanda Tangan Pasien dan Keluarga di RME: Kenapa Tidak Bisa TTE, dan Apa yang Sah Lewati ke konten utama

Tanda tangan pasien

Tanda Tangan Pasien dan Keluarga: Kenapa Tidak Bisa TTE

Pertanyaan yang selalu muncul setelah rumah sakit memutuskan memakai TTE, dan hampir tidak pernah dijawab: lalu bagaimana dengan tanda tangan pasiennya?

Diperbarui · MedMinutes

Singkatnya: apakah tanda tangan pasien harus TTE juga?

Tidak, dan pada praktiknya memang tidak bisa. TTE Tersertifikasi memerlukan sertifikat elektronik atas nama penanda tangan, yang diurus sendiri ke Penyelenggara Sertifikasi Elektronik dan diamankan dengan passphrase miliknya. Pasien yang datang ke IGD pukul dua pagi tidak punya itu, dan tidak masuk akal memintanya mengurus lebih dulu.

Kewajiban TTE yang berlaku pun tidak menyasar mereka. Surat Edaran Bersama tentang klaim JKN menyebut penanda tangannya tenaga medis atau tenaga kesehatan lainnya yang berwenang — bukan pasien atau keluarga.

Jadi rumah sakit menjalankan dua kelas tanda tangan sekaligus, dan itu keadaan yang benar, bukan kompromi: TTE Tersertifikasi untuk tenaga kesehatan pada dokumen yang perlu dibuktikan keutuhannya, dan tanda tangan yang ditulis di layar untuk pasien dan keluarga pada dokumen persetujuan.

Berapa banyak sebenarnya tanda tangan pasien itu

Lebih banyak daripada yang biasanya dikira. Pada RME MedMinutes, formulir klinis membawa slot tanda tangan yang jenis penanda tangannya ditetapkan di definisi formulirnya sendiri. Hitungannya:

Sebaran slot tanda tangan pada formulir klinis RME MedMinutes
Penanda tanganJumlah slotContoh dokumen
Petugas — dokter, perawat, tenaga kesehatan lain153Asesmen, laporan tindakan, surat keterangan, resume
Keluarga atau penanggung jawab52Persetujuan tindakan, penolakan, pulang atas permintaan sendiri
Pasien42Informed consent, edukasi, persetujuan umum

Yang dikatakan angka itu

Dari 247 slot tanda tangan yang tersebar di 124 formulir, 94 di antaranya — sekitar 38 persen — milik pasien atau keluarga. Artinya hampir empat dari sepuluh tanda tangan di rekam medis memang tidak akan pernah menjadi TTE Tersertifikasi, apa pun keputusan rumah sakit.

Ini penting untuk menyusun kebijakan yang tidak menjanjikan hal mustahil. Kebijakan yang menulis “seluruh dokumen ditandatangani secara elektronik tersertifikasi” akan bertabrakan dengan kenyataan pada hari pertama, dan selisih itulah yang menjadi temuan saat diperiksa — bukan tanda tangan pasiennya.

Lalu apa yang membuat tanda tangan pasien sah

Bukan bentuk tanda tangannya, melainkan konteks yang melekat padanya. Tanda tangan pasien yang ditulis di layar berdiri di atas empat hal:

  • Identitas pasien yang jelas pada dokumen itu — melekat pada kunjungan, bukan pada berkas lepas.
  • Waktu penandatanganan yang dicatat sistem, bukan diketik ulang.
  • Isi yang ditandatangani tersimpan bersamanya, sehingga yang disetujui bisa ditunjukkan kembali persis seperti saat disetujui.
  • Siapa yang menyodorkan — petugas yang mendampingi ikut menandatangani pada slotnya sendiri.

Empat hal itu yang membuat sebuah persetujuan bisa dipertanggungjawabkan, dan tidak satu pun memerlukan sertifikat elektronik. Yang tidak bisa diberikannya adalah jaminan kriptografis bahwa dokumen belum berubah — dan untuk dokumen persetujuan, jaminan itu memang bukan yang dipersoalkan.

Bandingkan dengan tanda tangan hasil pindaian yang ditempel: ia gagal di butir pertama dan ketiga sekaligus, karena berkas gambarnya bisa dipakai di dokumen mana pun. Perbedaannya kami uraikan di TTE tersertifikasi vs tanda tangan pindaian.

Tiga hal yang perlu dijaga di lapangan

Jangan menyalin tanda tangan pasien antar dokumen. Sekali sebuah citra tanda tangan pasien dipakai ulang untuk formulir lain, seluruh nilai pembuktiannya hilang — termasuk pada dokumen yang aslinya benar.

Pastikan yang menandatangani memang membacanya. Layar yang langsung menampilkan kotak tanda tangan tanpa isi dokumen di atasnya menghasilkan persetujuan yang secara teknis tercatat tetapi secara substansi kosong.

Petakan siapa yang boleh menandatangani sebagai keluarga. Slot “keluarga” berjumlah lebih banyak daripada slot pasien, dan biasanya dipakai justru saat pasien tidak dalam keadaan bisa memutuskan. Aturan siapa yang berwenang perlu ditetapkan lebih dulu, bukan diputuskan petugas di depan layar.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Tidak. TTE Tersertifikasi memerlukan sertifikat elektronik atas nama penanda tangan yang diurus ke PSrE, dan itu tidak realistis diminta dari pasien. Kewajiban TTE pada dokumen klaim JKN pun menyasar tenaga medis dan tenaga kesehatan berwenang, bukan pasien atau keluarga.
Yang menentukan bukan bentuk tanda tangannya melainkan konteks yang tersimpan bersamanya: identitas pasien melekat pada kunjungan, waktu penandatanganan dicatat sistem, isi yang disetujui tersimpan bersama tanda tangannya, dan petugas yang mendampingi ikut menandatangani. Tanpa keempatnya, tanda tangan di layar tidak lebih kuat daripada citra yang ditempel.
Pada RME MedMinutes terdapat 247 slot tanda tangan yang tersebar di 124 formulir klinis. Sekitar 38 persen di antaranya — 42 slot pasien dan 52 slot keluarga — adalah tanda tangan yang tidak akan pernah menjadi TTE Tersertifikasi.
Boleh, dan itu memang keadaan yang benar. Yang perlu dijaga adalah kebijakan tertulisnya menyebut dengan tepat dokumen mana memakai yang mana — supaya tidak ada selisih antara yang dinyatakan dan yang dijalankan.

Bacaan lain yang berkaitan

Ingin menyusun kebijakan dua kelas tanda tangan?

Kami bisa memetakan dokumen mana memakai TTE Tersertifikasi dan mana yang cukup tanda tangan pasien di layar, lalu menuliskannya sebagai satu kebijakan.

Jadwalkan demo 30 menit

Atau pelajari dulu RME & SIMRS MedMinutes dan Integration Hub.