RME yang Sudah Bisa TTE: Cara Menilainya dalam 7 Pertanyaan Lewati ke konten utama

Menilai sistem

RME yang Sudah Bisa TTE: Cara Menilainya dalam Tujuh Pertanyaan

Hampir semua vendor menjawab “sudah”. Tujuh pertanyaan berikut membuat jawaban itu bisa diperiksa — dan biasanya memisahkan dua atau tiga sistem dari sisanya.

Diperbarui · MedMinutes

Singkatnya: apa tanda sebuah RME benar-benar sudah bisa TTE?

Sebuah RME disebut sudah bisa TTE kalau dokumen yang keluar darinya membawa sertifikat elektronik dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia, bukan sekadar membawa gambar tanda tangan. Bedanya bisa diperiksa tanpa membuka kode: unduh satu dokumen keluaran, buka di PDF reader, dan lihat apakah panel tanda tangannya menyebut penerbit sertifikat dan status keutuhan dokumen.

Kalau yang muncul hanya gambar, yang Anda miliki adalah tanda tangan hasil pindaian — sah sebagai catatan internal, tetapi bukan TTE Tersertifikasi yang diminta Surat Edaran Bersama untuk dokumen pendukung klaim JKN. Perbedaannya kami uraikan di TTE tersertifikasi vs tanda tangan pindaian.

Pada MedMinutes, jalur tanda tangan elektronik BSrE sudah berjalan di SIMRS yang dipakai rumah sakit — mulai dari resume medis, surat keterangan, laporan dan permintaan operasi, hasil serta permintaan laboratorium dan radiologi, permintaan farmasi dan penunjang, kajian awal, sampai tagihan pasien. Modul Esign Client Service-nya disahkan lewat surat BSSN No. 4016/BSSN/BS/SE.02.01/07/2024 tanggal 15 Juli 2024.

Tujuh pertanyaan, dan jawaban yang seharusnya

Pertanyaan-pertanyaan ini disusun supaya bisa ditanyakan lewat surat, dan jawabannya bisa dibuktikan dengan satu berkas contoh — bukan dengan demo.

Tujuh pertanyaan untuk menilai kesiapan TTE sebuah sistem rekam medis elektronik
#PertanyaanJawaban yang bisa diperiksa
1Dokumen apa saja yang sudah punya tombol tanda tangan?Daftar nama dokumen, bukan “semua dokumen”. Minimal harus ada resume medis — dokumen yang disebut namanya di SEB.
2Sertifikatnya terbitan siapa?Nama PSrE, dan untuk rumah sakit pemerintah harus BSrE-BSSN. Minta satu PDF contoh, lalu periksa penerbit sertifikatnya di panel tanda tangan.
3Apakah dokumen dikirim ke pihak ketiga saat ditandatangani?Seharusnya tidak. Arsitektur Esign Client Service bekerja atas nilai hash dokumen, bukan atas dokumennya.
4Passphrase penanda tangan disimpan di mana?Tidak disimpan. Diminta setiap kali menandatangani, dan tidak pernah masuk basis data sistem.
5Kalau pindah PSrE, apa yang berubah?Seharusnya cukup konfigurasi tujuan penandatanganan per faskes, tanpa mengubah alur klinis dan tanpa menulis ulang formulir.
6Apa yang terjadi kalau layanan sertifikat sedang terganggu?Harus ada status yang jelas dan pekerjaan bisa dilanjutkan, bukan galat mentah yang menghentikan pelayanan.
7Ada catatan siapa menandatangani apa dan kapan?Log per dokumen. Ini yang dipakai saat verifikasi klaim dipertanyakan, dan yang diminta saat audit.

Tiga jawaban yang terdengar meyakinkan tapi belum menjawab

“Sudah ada tanda tangan digital.” Istilah ini dipakai longgar di pasar. Tanda tangan yang digambar di layar dengan jari juga sering disebut digital. Yang menentukan bukan namanya, melainkan ada atau tidaknya sertifikat elektronik di dalam dokumennya.

“Ada QR code-nya.” QR sama sekali bukan bukti penandatanganan; dokumen yang sah bahkan bisa tidak punya QR. Alasannya kami jelaskan terpisah di QR code bukan tanda tangan elektronik.

“Bisa, tinggal diintegrasikan.” Ini jawaban yang jujur sekaligus kosong — hampir semua sistem bisa diintegrasikan kalau diberi waktu. Pertanyaan yang menutup celahnya: rumah sakit mana yang sudah menjalankannya, dan boleh kami lihat satu dokumen keluarannya?

Bagaimana MedMinutes menjawab ketujuhnya

Penandatanganan sudah berjalan di rumah sakit. Lewat Esign Client Service BSrE, dengan passphrase yang diminta setiap kali dan tidak pernah disimpan, isi rekam medis yang tidak dikirim ke penyelenggara sertifikasi, dan catatan penandatanganan per dokumen. Modulnya lulus Uji Penerapan Modul dan disahkan BSSN pada Juli 2024 untuk rumah sakit TNI Angkatan Darat — lingkungan dengan ketentuan operasional paling ketat di Indonesia.

Penyelenggara sertifikasinya mengikuti rumah sakit, bukan sebaliknya. Tujuan penandatanganan adalah pengaturan per fasilitas kesehatan, lengkap dengan lingkungan uji terpisah. Rumah sakit pemerintah berjalan di jalur BSrE; rumah sakit yang memakai penyelenggara lain kami sambungkan ke penyelenggara itu — tanpa mengubah layar kerja dokter dan tanpa menulis ulang formulir klinis.

Yang kami kerjakan bersama tim rumah sakit: penerbitan sertifikat elektronik untuk tiap penanda tangan dan perapian NIK tenaga kesehatan. Dua pekerjaan inilah yang biasanya menentukan tanggal siap, jadi kami mendampinginya sejak awal — bukan menyerahkannya ke rumah sakit lalu menunggu.

Kalau baru mulai, urutannya begini

Rumah sakit yang bertanya “RME kami sudah bisa TTE belum?” biasanya sedang mengejar tenggat klaim, bukan sedang membandingkan produk. Urutan paling pendek menuju siap:

  • Pilih satu dokumen dulu — resume medis. Itu yang disebut namanya dalam SEB dan yang paling sering diminta sebagai kelengkapan klaim.
  • Kumpulkan daftar penanda tangan beserta NIK-nya, lalu validasi. Pekerjaan kepegawaian ini hampir selalu lebih lama daripada pekerjaan teknisnya.
  • Urus sertifikat elektronik mengikuti jalur yang sesuai status rumah sakit — uraiannya di memilih PSrE untuk rumah sakit.
  • Baru menyalakan modulnya, lalu memperluas ke dokumen berikutnya.

Langkah rincinya ada di checklist implementasi TTE, dan hitung mundurnya di tenggat Juni 2027.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Ya. Jalur penandatanganan lewat Esign Client Service BSrE sudah berjalan di SIMRS MedMinutes yang dipakai rumah sakit, mencakup resume medis, surat dan surat keterangan, laporan dan permintaan operasi, hasil dan permintaan laboratorium, hasil dan permintaan radiologi, permintaan farmasi dan penunjang, kajian awal, serta tagihan pasien. Modulnya disahkan lewat surat BSSN No. 4016/BSSN/BS/SE.02.01/07/2024 tanggal 15 Juli 2024.
Minta satu dokumen PDF keluaran sistem itu, lalu buka di PDF reader dan periksa panel tanda tangannya. Dokumen yang ditandatangani dengan TTE Tersertifikasi akan menyebut penerbit sertifikat elektroniknya dan status keutuhan dokumen. Kalau yang tampak hanya gambar tanda tangan, itu tanda tangan hasil pindaian, bukan TTE Tersertifikasi.
Pada arsitektur Esign Client Service BSrE, yang dipertukarkan adalah nilai hash dokumen, bukan dokumennya. Isi rekam medis tidak dikirim ke penyelenggara sertifikasi. Ini salah satu hal yang sebaiknya ditanyakan tertulis kepada vendor mana pun.
Bisa, lewat jalur integrasi tanpa mengganti sistem yang sedang berjalan. Pola kerjanya kami jelaskan di halaman cara integrasi TTE ke RME dan SIMRS, serta pada Integration Hub.
Yang menentukan biasanya bukan pekerjaan aplikasi, melainkan antrean penerbitan sertifikat elektronik untuk tiap penanda tangan dan kerapian data NIK tenaga kesehatan. Karena itu dua pekerjaan itu sebaiknya dimulai lebih dulu, paralel dengan penyiapan sistem.

Bacaan lain yang berkaitan

Ingin melihat dokumen keluaran yang sudah ditandatangani?

Kami bisa menunjukkan alur penandatanganan dari sisi dokter dan hasil akhirnya di PDF reader — termasuk bagian mana yang menjadi pekerjaan rumah sakit, bukan pekerjaan vendor.

Jadwalkan demo 30 menit

Atau pelajari dulu RME & SIMRS MedMinutes dan Integration Hub.