BPJScan vs Modul Casemix SIMRS — Kenapa RS Butuh Dedicated Audit Tool | MedMinutes Lewati ke perbandingan
Perbandingan Produk

BPJScan vs Modul Casemix SIMRS

SIMRS menangani submission klaim. BPJScan menangani audit & optimasi klaim. Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Siklus Klaim

Di Mana Peran Masing-Masing?

Siklus klaim BPJS terdiri dari 3 tahap utama. SIMRS dan BPJScan bekerja di tahap yang berbeda.

1

Input & Registrasi

SIMRS
  • Input data pasien & diagnosa
  • Bridging VClaim & pembuatan SEP
  • Rekam medis elektronik
  • Validasi kelengkapan dokumen
2

Submit & Grouping

SIMRS + E-Klaim
  • Bridging E-Klaim / INA-CBG
  • Grouping kode diagnosis & prosedur
  • Pengiriman klaim ke BPJS
  • Status monitoring (pending/approved)
3

Audit & Optimasi

BPJScan
  • Audit koding 100% klaim
  • Deteksi potensi optimasi & under-coding
  • Analisis tarif RS vs INA-CBG
  • Rekomendasi optimasi AI

Insight: Modul casemix SIMRS memastikan klaim terkirim dengan benar. BPJScan memastikan klaim teroptimasi dengan maksimal. Tahap 1-2 tanpa tahap 3 berarti klaim terkirim, tetapi potensi optimasi belum tergali.

Fitur SIMRS

Apa yang Modul Casemix SIMRS Lakukan?

Berdasarkan Permenkes 82/2013, setiap RS wajib memiliki SIMRS. Berikut fitur casemix yang umumnya tersedia di SIMRS populer.

SIMRS Khanza

  • Open-source, dikelola Yayasan SIMRS Khanza Indonesia (YASKI)
  • 1.500+ RS pengguna di seluruh Indonesia
  • Bridging BPJS: SEP, VClaim
  • Modul rekam medis, farmasi, laboratorium

SIMGOS

  • Sistem Informasi Manajemen RS milik Kementerian Kesehatan
  • Gratis untuk RSUD/RS pemerintah
  • Bridging BPJS & SATUSEHAT terintegrasi
  • Modul casemix dasar

SIMRS Lainnya

Selain Khanza dan SIMGOS, terdapat puluhan vendor SIMRS di Indonesia dengan modul casemix masing-masing.

Apa pun SIMRS yang dipakai, BPJScan kompatibel karena menganalisis file TXT standar E-Klaim.

Pola yang terlihat: Semua SIMRS fokus pada hal yang sama — input data, bridging, dan pengiriman klaim. Fitur casemix mereka memastikan klaim lengkap dan terkirim dengan benar ke BPJS. Ini penting dan tidak tergantikan. Tapi tidak ada yang melakukan analisis mendalam pasca-submit untuk menemukan potensi optimasi klaim.

Claim Intelligence

Apa yang BPJScan Lakukan Berbeda?

BPJScan bekerja di tahap yang tidak dicakup SIMRS: analisis pasca-submit. Ini adalah audit klaim berskala penuh yang sebelumnya hanya bisa dilakukan secara manual.

Audit 100% Klaim

Setiap klaim dianalisis dengan 100+ analisis — bukan sampling. Deteksi inkonsistensi kode ICD-10, severity level yang tidak optimal, dan diagnosis sekunder yang terlewat.

Deteksi Potensi Optimasi

Bandingkan tarif RS (real cost) vs tarif INA-CBG. Identifikasi kasus-kasus di mana RS mengalami kerugian signifikan dan temukan pola under-coding yang konsisten.

13 Fitur AI

AI-powered recommendations untuk optimasi koding, analisis 36 kondisi spesifik (sepsis, stroke, jantung, dll.), prediksi risiko dispute, dan suggestion kode diagnosis tambahan.

Analisis Tren Multi-Bulan

Deteksi perubahan pola klaim dari waktu ke waktu. Identifikasi tren readmisi, pergeseran case-mix index, dan anomali sebelum dampaknya terasa pada klaim.

Analisis LOS & Severity

Evaluasi length of stay vs standar per CMG. Analisis severity level distribution untuk memastikan koding mencerminkan kompleksitas pasien yang sebenarnya.

Hasil dalam 10 Menit

Upload file TXT klaim, tunggu sebentar, analisis lengkap tersedia. Tidak perlu integrasi SIMRS, tidak perlu instalasi software, tidak ada perubahan workflow.

Perbandingan Head-to-Head

Fitur modul casemix SIMRS vs BPJScan — bukan siapa yang lebih baik, tapi siapa yang menangani apa.

Fungsi Utama
Modul Casemix SIMRS
Submission klaim
Input data, bridging, pengiriman ke BPJS

BPJScan
Audit & optimasi
Analisis pasca-submit, deteksi potensi optimasi
Cakupan Analisis
Modul Casemix SIMRS
Validasi kelengkapan
Cek dokumen lengkap, kode terisi, SEP valid

BPJScan
100+ analisis, 9 kategori
Audit koding, keuangan, LOS, severity, 36 kondisi
Optimasi Klaim
Modul Casemix SIMRS
Tidak tersedia
SIMRS fokus pengiriman, bukan analisis keuangan

BPJScan
Tarif RS vs INA-CBG
Gap analysis, under-coding, potensi optimasi
Bridging BPJS
Modul Casemix SIMRS
Ya, fitur utama
VClaim, E-Klaim, SEP, Mobile JKN, SATUSEHAT

BPJScan
Tidak diperlukan
Menganalisis output file TXT, bukan mengirim klaim
Deteksi Pola & Tren
Modul Casemix SIMRS
Dashboard dasar
Status klaim, tanpa analisis mendalam

BPJScan
Tren multi-bulan otomatis
Anomali, case-mix index, readmisi, alert dini
Cara Kerja
Modul Casemix SIMRS
Terintegrasi di SIMRS
Perlu implementasi dan konfigurasi

BPJScan
Upload TXT, langsung jalan
SIMRS-agnostic, tanpa integrasi
Waktu Analisis
Modul Casemix SIMRS
Real-time (per klaim)
Validasi saat input, sebelum submit

BPJScan
10 menit (semua klaim)
Upload 1 bulan, analisis lengkap sekaligus
Pendekatan yang Jujur

Apakah RS Butuh Keduanya?

Ya. SIMRS dan BPJScan menangani tahap yang berbeda. Tidak menggunakan salah satu berarti ada tahap yang belum tertangani di siklus klaim.

Tanpa SIMRS

Klaim tidak bisa diinput dan dikirim ke BPJS. Operasional RS lumpuh. SIMRS adalah keharusan (Permenkes 82/2013).

Tanpa BPJScan

Klaim terkirim, tetapi belum ada yang menganalisisnya secara menyeluruh. Under-coding dan pola klaim yang berulang baru terlihat setelah dampaknya terasa.

SIMRS + BPJScan = Siklus Klaim Lengkap

SIMRS memastikan klaim terkirim dengan benar. BPJScan memastikan klaim teroptimasi dengan maksimal. Bersama, mereka menutup gap di seluruh siklus klaim — dari input sampai analisis pasca-submit. Ini bukan tentang mengganti, tapi melengkapi.

Kompatibilitas

SIMRS Mana Saja yang Kompatibel?

Semua SIMRS. BPJScan bersifat SIMRS-agnostic karena menganalisis file TXT standar dari E-Klaim — format yang sama untuk semua RS.

SIMRS Khanza
SIMGOS
SIMRS Vendor Lainnya
SIMRS Custom / Internal

Kenapa kompatibel dengan semua? Karena BPJScan tidak perlu terhubung ke SIMRS. BPJScan menganalisis file TXT ekspor dari E-Klaim/INA-CBG — format standar nasional yang sama untuk semua RS. Apa pun SIMRS yang dipakai, file TXT-nya sama. Cukup unggah, hasil tersedia dalam hitungan menit.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jawaban langsung seputar hubungan BPJScan dengan modul casemix SIMRS.

Tidak. SIMRS dan BPJScan menangani tahap yang berbeda dalam siklus klaim. SIMRS mengurus input data klinis, bridging VClaim, pembuatan SEP, dan pengiriman klaim ke E-Klaim. BPJScan menganalisis klaim setelah dikirim: audit koding, tren klaim, dan potensi optimasi tarif. Keduanya saling melengkapi.

Casemix monitoring di SIMRS umumnya menampilkan status klaim dan ringkasan dashboard. BPJScan memeriksa seluruh klaim dalam berkas TXT dengan 100+ analisis: potensi under-coding, selisih tarif RS dengan INA-CBG, tingkat keparahan, dan koding ICD-10. Hasilnya membantu tim coder menentukan klaim yang perlu ditinjau lebih dulu.

Ya. BPJScan tidak bergantung pada SIMRS. Yang dianalisis adalah berkas TXT klaim standar yang diekspor dari E-Klaim, dengan format yang sama untuk semua rumah sakit. Khanza, SIMGOS, maupun SIMRS lain bisa dipakai.

BPJScan mulai dari Rp2 juta per bulan. Potensi optimasi berbeda di tiap rumah sakit dan hasil bervariasi tergantung volume dan pola klaim. Gambaran per kelas tarif ada di halaman bukti BPJScan.

Tidak perlu. BPJScan berjalan terpisah dari SIMRS. Cukup ekspor berkas TXT klaim dari E-Klaim, seperti yang rutin dilakukan setiap bulan, lalu unggah ke BPJScan. Hasil analisis tersedia dalam hitungan menit dan alur kerja SIMRS tidak berubah.

BPJScan terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Komdigi. Berkas klaim diproses sementara oleh sistem semata-mata untuk keperluan analisis dan tidak disimpan secara permanen. Rincian alur data dan dokumen keamanan kami sampaikan kepada tim IT rumah sakit atas permintaan.

SIMRS Sudah Mengirim Klaim. Siapa yang Menganalisisnya?

Demo 30 menit dengan data klaim rumah sakit. Lihat langsung potensi optimasi yang umumnya belum tampak di modul casemix SIMRS.

BPJScan dipakai 70+ rumah sakit di 10+ provinsi di Indonesia