Kontrol 24 dari 32 · Analitik, Audit & Kepatuhan
Kontrol Fragmentasi Klaim: 153 Temuan yang Ternyata Nol Setelah Definisinya Dipakai
Temuan fragmentasi yang mencapai ratusan kasus biasanya bukan tanda ada yang keliru di rumah sakit, melainkan tanda alat hitungnya melewatkan syarat diagnosis yang sama. Definisi resminya mensyaratkan diagnosis yang sama, dan kontrol pasca-prosedur terjadwal justru termasuk pengecualian yang diakui aturan tersebut.
Modul: BPJScan
Diperbarui · MedMinutes
Jawaban singkat
Fragmentasi klaim BPJS 7 hari aturannya seperti apa?
Fragmentasi menurut PMK 26/2021 adalah kunjungan rawat jalan berulang di rumah sakit yang sama pada kasus dengan diagnosis yang sama dari episode rawat jalan sebelumnya, dalam waktu kurang dari atau sama dengan 7 hari. Definisinya memuat pengecualian, termasuk kontrol pasca-prosedur terjadwal dan konsultasi hasil pemeriksaan penunjang.
Apa definisi resmi fragmentasi, kata per kata?
Berapa besar selisih antara hitungan mentah dan hitungan yang benar?
- Dasar payung Perpres 82/2018 Pasal 87 ayat (1) — kewajiban fasilitas kesehatan menerapkan kendali mutu dan kendali biaya.
- PMK 26/2021 — definisi resmi fragmentasi: kunjungan rawat jalan berulang di FKRTL yang sama, diagnosis sama, dalam waktu kurang dari atau sama dengan 7 hari, beserta pengecualiannya.
Kenapa kontrol pasca-prosedur sering salah tertandai?
Pasangkan kunjungan rawat jalan
Setiap kunjungan rawat jalan dipasangkan dengan kunjungan sebelumnya pada pasien yang sama di rumah sakit yang sama.Bandingkan diagnosisnya
Diagnosis kedua kunjungan dibandingkan lebih dulu, karena kunjungan dengan diagnosis berbeda tidak memenuhi definisi fragmentasi menurut ketentuan yang berlaku.Periksa kode kontrol pasca-prosedur
Kunjungan kontrol pasca-prosedur dikenali dari kodenya, karena kunjungan terjadwal semacam ini termasuk pengecualian yang diakui dalam aturan tersebut.Terapkan seluruh pengecualian
Kegawatdaruratan, penyakit kronis, rangkaian tindakan terjadwal, dan konsultasi hasil pemeriksaan penunjang dikeluarkan dari hitungan sebelum temuan disusun.Pisahkan telaah efisiensi
Pola kunjungan berulang yang tidak memenuhi definisi tetap dipakai untuk memperbaiki penjadwalan, sebagai pembahasan terpisah.
Setelah definisi resmi dipakai
Bagaimana rumah sakit menghitungnya dengan benar?
153 menjadi 0
Hitungan mentah berbasis jarak hari memunculkan 153 kasus; setelah syarat diagnosis yang sama diterapkan, tidak satu pun memenuhi definisi fragmentasi.
Audit klaim satu rumah sakit pengguna MedMinutes; hasil bervariasi
- Syarat: rumah sakit sama, diagnosis sama, 7 hari
- Sebagian besar merupakan kontrol pasca-prosedur terjadwal
- Kontrol terjadwal termasuk pengecualian dalam aturan
- Pola kunjungan tetap berguna untuk perbaikan alur
Apa saja pengecualian yang diakui aturan?
Perhitungan dan telaah fragmentasi dijalankan modul BPJScan yang membaca data klaim rumah sakit, termasuk pemeriksaan kode kunjungan kontrol pasca-prosedur. Rekam medis kami tidak memblokir kunjungan berulang dalam rentang hari tertentu.
Kontrol ini berjalan di modul analitik klaim, bukan di modul rekam medis.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa definisi resmi fragmentasi?
PMK 26/2021 mendefinisikannya sebagai kunjungan rawat jalan berulang di FKRTL yang sama pada kasus dengan diagnosis yang sama dari episode rawat jalan sebelumnya, dalam waktu kurang dari atau sama dengan 7 hari. Syarat diagnosis yang sama melekat pada definisi, bukan tambahan.
Apa saja pengecualian fragmentasi?
Kondisi kegawatdaruratan, penyakit kronis, rangkaian tindakan atau prosedur maupun pasca-prosedur terjadwal sesuai indikasi medis yang tidak dapat diselesaikan dalam satu episode, serta konsultasi hasil pemeriksaan penunjang yang memang tidak dapat diselesaikan dalam episode yang sama. Menyertakan pengecualian ini dalam setiap laporan membuat temuan yang tersisa benar-benar layak ditelaah komite, bukan sekadar panjang daftarnya.
Apakah pasien kontrol pasca operasi dalam tujuh hari termasuk fragmentasi?
Bila kontrol itu terjadwal sesuai indikasi medis dan tidak dapat diselesaikan dalam satu episode, ia termasuk pengecualian. Kunjungan seperti ini biasanya tercatat dengan kode kontrol pasca-prosedur, sehingga diagnosisnya berbeda dari kunjungan sebelumnya dan tidak memenuhi definisi. Karena itu pemeriksaan kode kunjungan menjadi langkah yang menentukan, dan justru langkah itulah yang paling sering dilewati.
Seberapa besar selisih antara hitungan mentah dan hitungan yang benar?
Pada satu rumah sakit pengguna MedMinutes, hitungan berbasis jarak hari memunculkan 153 kasus. Setelah syarat diagnosis yang sama diterapkan, tidak ada satu pun yang memenuhi definisi. Selisih sebesar itu menjelaskan mengapa banyak laporan fragmentasi terasa tidak masuk akal bagi tim klinis.
Kenapa banyak alat menghitungnya dari jarak hari saja?
Karena selisih tanggal mudah dihitung, sedangkan membandingkan diagnosis dan menerapkan pengecualian membutuhkan pembacaan kode per kunjungan. Kemudahan itu berbiaya: daftar temuan menjadi panjang, telaahnya melelahkan, dan lama-lama laporannya tidak lagi dipercaya. Karena itu perbandingan alat sebaiknya dimulai dari pertanyaan sederhana: apakah alat ini membandingkan diagnosis dan menerapkan pengecualian.
Apa yang tetap perlu ditelaah meski tidak memenuhi definisi?
Pola kunjungan berulang tetap berguna sebagai bahan perbaikan alur: apakah pemeriksaan penunjang bisa diselesaikan dalam satu kunjungan, dan apakah penjadwalan kontrol bisa dirapikan. Bedanya, itu pembahasan efisiensi layanan, bukan pembahasan kepatuhan klaim. Memisahkan dua pembahasan itu juga menjaga agar perbaikan alur tetap berjalan tanpa membebani tim dengan kekhawatiran kepatuhan yang tidak berdasar.
Lihat kontrol ini berjalan di rumah sakit Anda
Kami tunjukkan langsung di BPJScan, memakai alur kerja dan data rumah sakit Anda sendiri, dalam sesi 30 menit.
Jadwalkan demo 30 menitAtau telusuri dulu 32 titik kontrol lain di halaman induk.