Khanza, SIMGOS, dan MedMinutes: Perbandingan Platform untuk Akreditasi MRMIK 2025 | MedMinutes Lewati ke konten utama

Khanza, SIMGOS, dan MedMinutes: Perbandingan Platform untuk Akreditasi MRMIK 2025

Halaman komparasi yang mengevaluasi tiga platform yang paling sering muncul di tahap evaluasi MRMIK rumah sakit Indonesia: Khanza (SIMRS open source), SIMGOS (SIMRS pemerintah), dan MedMinutes (RME MRMIK-spesifik), diukur terhadap delapan kriteria kesiapan berdasarkan KMK 1596/2024 dan Permenkes 24/2022.

3 platform dievaluasi 8 kriteria MRMIK Sumber publik & regulasi Update April 2026
Perbandingan platform RME untuk akreditasi MRMIK rumah sakit: MedMinutes, Khanza, SIMGOS

Disclosure

Halaman ini ditulis oleh tim MedMinutes (PT Imperial Teknologi Indonesia). MedMinutes adalah salah satu platform yang masuk dalam daftar di bawah. Kami berkomitmen menulis komparasi ini secara objektif berdasarkan informasi publik, dokumentasi vendor yang dapat diakses, dan referensi regulasi resmi. Untuk akurasi fitur tertentu, RS sebaiknya melakukan verifikasi langsung ke masing-masing vendor saat tahap evaluasi.

TL;DR & Metodologi

Halaman ini mengevaluasi tiga platform yang paling sering muncul di tahap evaluasi rumah sakit Indonesia ketika berbicara tentang Rekam Medis Elektronik dan kesiapan akreditasi MRMIK: MedMinutes (platform SIMRS+RME terintegrasi yang dirancang khusus untuk kepatuhan MRMIK), Khanza (SIMRS sumber terbuka dengan modul RME embedded), dan SIMGOS (SIMRS pemerintah yang didistribusikan Kemkes). Ketiganya berbeda secara ruang lingkup, model lisensi, dan posisi terhadap kriteria MRMIK. Perbedaan ini penting untuk diklarifikasi sejak awal dan dibahas tersendiri pada bagian SIMRS versus RME.

Kriteria evaluasi. Setiap platform dinilai terhadap delapan kriteria kesiapan MRMIK yang diturunkan dari KMK No. HK.01.07/MENKES/1596/2024 (Standar Akreditasi Rumah Sakit, berlaku 4 Oktober 2024) dan Permenkes 24/2022 tentang Rekam Medis. Delapan kriteria tersebut: audit log lengkap, integrasi SatuSehat aktif, integrasi BPJS V-Claim, role based access control plus MFA, backup off-site sesuai prinsip tiga lokasi penyimpanan, tanda tangan elektronik tersertifikasi, ICD-10 dan ICD-9-CM lookup, serta dashboard pelaporan audit untuk MRMIK.

Sumber data. Komparasi disusun berdasarkan empat lapis sumber: (1) website resmi dan dokumentasi publik setiap vendor, (2) regulasi Kemkes dan portal SatuSehat, (3) panduan KMK 1596/2024, dan (4) pengalaman tim MedMinutes dalam tahap Discovery dengan rumah sakit yang membandingkan beberapa platform. Untuk fitur yang tidak terverifikasi publik, kami menandai sebagai Verifikasi vendor alih-alih mengasumsikan ada atau tidak ada.

Disclosure ulang. Halaman ini ditulis oleh MedMinutes dan MedMinutes muncul sebagai salah satu opsi pertama dalam daftar. Kami menyertakan diri sendiri karena jujur lebih bermanfaat untuk direktur RS dibanding pretending sebagai third party netral yang sebenarnya bukan. RS yang membaca halaman ini dipersilakan menambahkan vendor lain ke shortlist dan melakukan verifikasi langsung.

Kesimpulan ringkas. Tidak ada satu platform yang sempurna di seluruh delapan kriteria. Untuk RS yang membutuhkan SIMRS lengkap plus RME, kombinasi paling umum yang berjalan di lapangan adalah SIMRS existing seperti Khanza ditambah RME pelengkap yang lebih siap MRMIK. Untuk RS yang sudah punya SIMRS solid namun lemah di sisi dokumentasi klinis, platform SIMRS+RME yang terintegrasi via HL7 atau FHIR menjadi opsi minim disrupsi.

Apa Kriteria “Siap MRMIK”? Delapan Kriteria Evaluasi

Sebelum membandingkan platform, perlu disepakati apa makna “siap MRMIK” secara konkret. Kami menggunakan delapan kriteria yang diturunkan langsung dari pasal regulasi dan standar akreditasi sehingga RS dapat memverifikasi kepatuhannya saat visitasi. Kriteria ini bukan kreasi MedMinutes melainkan ringkasan dari KMK 1596/2024 Bab MRMIK dan Permenkes 24/2022 Pasal 8 hingga 21.

01

Audit Log Lengkap

Permenkes 24/2022 Pasal 8 mewajibkan RME merekam siapa mengakses, kapan, dan apa yang dilakukan terhadap rekam medis pasien. Surveyor MRMIK 5 menanyakan bukti audit log yang dapat di-export, bukan sekadar log database mentah.

02

Integrasi SatuSehat Aktif

KMK 1596/2024 mengikat RS untuk submit resource klinis ke platform SatuSehat Kemkes dalam format FHIR R4. Yang dievaluasi bukan sekadar fitur ada, melainkan apakah integrasi sudah live dan dapat ditunjukkan via dashboard Kemkes per RS pengguna.

03

Integrasi BPJS V-Claim

Mayoritas RS Indonesia bergantung pada klaim BPJS Kesehatan yang submit lewat E-Klaim atau V-Claim. RME yang siap operasional umumnya menyediakan integrasi langsung sehingga diagnosis dan tindakan dari dokumentasi klinis dapat di-feed ke modul klaim.

04

RBAC + Multi-Factor Authentication

Permenkes 24/2022 Pasal 21 menekankan kerahasiaan rekam medis. Praktik aman kontemporer mensyaratkan role based access control dengan matriks peran terdokumentasi plus autentikasi dua faktor minimal untuk akun admin dan akun yang mengakses ranap.

05

Backup Off-Site (3 Lokasi)

Aturan KMK 1596/2024 dan praktik 3-2-1 backup merekomendasikan tiga lokasi penyimpanan rekam medis elektronik: produksi, replika lokal, dan replika off-site geografis terpisah. Surveyor menanyakan dokumen kebijakan backup dan terakhir kali uji restore.

06

Tanda Tangan Elektronik

Permenkes 24/2022 Pasal 18 memungkinkan dokumentasi RME di-sign secara elektronik selama menggunakan TTE tersertifikasi BSrE atau penyelenggara TTE yang terdaftar. RME yang siap MRMIK perlu support TTE bukan sekadar tanda tangan gambar.

07

ICD-10 + ICD-9-CM Lookup

KMK 1596/2024 Bab MRMIK 9 mensyaratkan klasifikasi penyakit dengan ICD-10 dan tindakan dengan ICD-9-CM. RME yang siap operasional menyediakan lookup terstruktur sehingga koder tidak mengetik bebas, mengurangi typo dan inkonsistensi yang menjadi penyebab klaim BPJS pending.

08

Audit Reporting Dashboard

MRMIK 5 memerlukan bukti agregat: jumlah resume medis selesai, kelengkapan SOAP, kepatuhan TTE, dan trend bulanan yang dapat dipresentasikan ke surveyor. RME yang siap MRMIK menyediakan dashboard kepatuhan, bukan hanya log per pasien.

Catatan metodologi: delapan kriteria di atas adalah penyederhanaan operasional. KMK 1596/2024 Bab MRMIK terdiri dari 13 standar dan 51 elemen penilaian. Untuk peta lengkap silakan kunjungi hub Panduan MRMIK.

Tabel Perbandingan 3 Platform

Tabel di bawah merangkum posisi ketiga platform terhadap delapan kriteria. Status yang ditampilkan didasarkan pada informasi publik per April 2026. Untuk fitur yang tidak dapat diverifikasi publik, kami menandai Verifikasi sebagai anjuran agar RS menanyakan langsung saat tahap demo. Tabel dapat di-scroll horizontal di mobile.

Platform Tipe Audit Log SatuSehat BPJS V-Claim TTE Pricing Model Posisi MRMIK
MedMinutes RME Built-in Live Via BPJScan BSrE Subscription per RS Pure RME, modul khusus MRMIK
Khanza SIMRS + RME embedded Database log Komunitas Native Verifikasi Open source (gratis) SIMRS lengkap, RME perlu disesuaikan
SIMGOS SIMRS pemerintah Built-in Live Native Verifikasi Diberikan Kemkes (gratis untuk RS publik) SIMRS RS pemerintah, scope luas

Legenda: Tersedia / Built-in fitur dapat diverifikasi publik. Partial fitur tersedia namun terbatas atau bergantung versi. Verifikasi tidak ada konfirmasi publik, RS sebaiknya menanyakan langsung. Status berdasarkan informasi yang dapat diakses pada April 2026 dan dapat berubah seiring rilis baru tiap vendor.

Profiling Singkat 3 Platform

Berikut profil singkat masing-masing platform: pengantar, kekuatan utama berdasarkan informasi publik, keterbatasan yang perlu diklarifikasi, dan posisi terhadap kesiapan MRMIK. Urutan tidak menyatakan ranking peringkat melainkan refleksi struktur pembahasan dari platform SIMRS+RME yang dirancang khusus MRMIK, dilanjutkan SIMRS open source, kemudian SIMRS pemerintah.

01

MedMinutes

Platform SIMRS+RME untuk RS · medminutes.io

MedMinutes adalah platform Rekam Medis Elektronik mandiri yang dirancang khusus untuk rumah sakit di Indonesia, dengan fokus pada dokumentasi klinis terstruktur, kesiapan audit MRMIK, dan integrasi SatuSehat. MedMinutes dapat berdiri sendiri sebagai RME pengganti untuk RS yang sedang digitalisasi, atau berdampingan dengan SIMRS existing seperti Khanza tanpa rip-and-replace. Saat ini MedMinutes melayani lebih dari 60 rumah sakit di 10+ provinsi.

Strengths

  • · Audit log built-in level field, exportable per pasien dan per pengguna
  • · Integrasi SatuSehat live FHIR R4 di RS pengguna aktif
  • · BPJScan untuk audit klaim BPJS sebelum submit
  • · Skill mrmik-docs auto-generate evidence PDF per Elemen Penilaian
  • · Terdaftar resmi di daftar RME Kemkes dan PSE Komdigi

Limitations

  • · Cakupan operasional bertahap. Modul billing, farmasi, gizi, dan multi-depo tersedia sebagai bagian ekosistem; modul HR dan SIRS masih bertahap dan dapat berdampingan dengan sistem RS existing
  • · Untuk RS yang sudah memiliki SIMRS keuangan atau ERP, MedMinutes dapat dipasangkan via integrasi HL7 / FHIR tanpa migrasi besar
  • · Skala vendor masih lebih kecil dibanding SIMRS pemerintah

Posisi MRMIK Readiness

RME + modul operasional, fokus MRMIK
Kunjungi medminutes.io →
02

Khanza

SIMRS sumber terbuka dengan modul RME embedded · Komunitas open source Indonesia

Khanza adalah Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sumber terbuka yang membuka jalan digitalisasi ratusan RS di Indonesia, terutama RS tipe C dan D dengan keterbatasan anggaran. Khanza menyediakan modul lengkap mulai pendaftaran, poliklinik, ranap, farmasi, billing, inventori, hingga pelaporan SIRS. RME embedded di Khanza mencakup catatan perkembangan, resep, dan hasil pemeriksaan. Banyak rumah sakit Khanza melengkapi RME mereka dengan modul tambahan ketika menyiapkan akreditasi.

Strengths

  • · Sumber terbuka, gratis, komunitas besar di Indonesia
  • · SIMRS lengkap end-to-end, bukan hanya RME
  • · Kustomisasi tinggi karena akses source code
  • · Banyak RS rujukan implementasi di seluruh Indonesia

Limitations

  • · RME embedded perlu disesuaikan agar sepenuhnya MRMIK-ready
  • · Tidak ada vendor tunggal yang menjamin update kepatuhan regulasi
  • · Audit log tergantung implementasi RS dan add-on komunitas
  • · Integrasi SatuSehat kerap di-build oleh komunitas, perlu validasi per RS

Posisi MRMIK Readiness

SIMRS lengkap, modul RME perlu disesuaikan untuk MRMIK
Lihat skema RME pelengkap untuk Khanza →
03

SIMGOS

SIMRS Generik Open Source Kemenkes · kemkes.go.id

SIMGOS atau Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Generik Open Source adalah solusi yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Kementerian Kesehatan untuk RS pemerintah. SIMGOS menyediakan modul lengkap mulai pendaftaran hingga klaim BPJS, dengan integrasi SatuSehat yang dijalankan langsung oleh ekosistem Kemkes. Beberapa RSUD dan RS vertikal Kemenkes menggunakan SIMGOS sebagai backbone digital.

Strengths

  • · Resmi diterbitkan oleh Kemkes, ekosistem terjamin
  • · Integrasi SatuSehat dan BPJS V-Claim native
  • · Tersedia bagi RS pemerintah pengguna SIMGOS
  • · Pelaporan SIRS terstandar Kemkes

Limitations

  • · Lebih cocok untuk RS pemerintah, jarang dipakai RS swasta
  • · Customization terbatas mengikuti pola Kemkes
  • · Implementasi lokal bergantung kapasitas IT RS dan dukungan dinas
  • · Lebih SIMRS daripada RME murni

Posisi MRMIK Readiness

SIMRS pemerintah, ekosistem Kemkes

SIMRS vs RME — Penting untuk Diketahui

Salah satu sumber kebingungan paling sering di tahap evaluasi vendor adalah persepsi bahwa SIMRS dan RME adalah hal yang sama. Keduanya berbeda secara ruang lingkup, dan perbedaan ini sangat berpengaruh saat audit MRMIK.

SIMRS atau Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sistem yang mengelola seluruh proses operasional RS: pendaftaran pasien, antrian, poliklinik, rawat inap, farmasi dan stok obat, billing, inventori, sumber daya manusia, hingga pelaporan SIRS Online ke Kemkes. Khanza dan SIMGOS adalah contoh SIMRS yang menyediakan modul lengkap termasuk RME embedded.

RME atau Rekam Medis Elektronik adalah subset modul yang fokus pada dokumentasi klinis pasien: anamnesis, pemeriksaan fisik, asesmen, rencana asuhan, catatan perkembangan, resume medis, dan resep. Platform SIMRS+RME seperti MedMinutes mencakup lapisan klinis ini ditambah modul operasional (farmasi, gizi, multi-depo) dan dapat berdiri sendiri atau berdampingan dengan SIMRS keuangan existing.

Implikasi untuk MRMIK. Bab MRMIK pada KMK 1596/2024 secara khusus menilai pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan. Yang dievaluasi surveyor sebagian besar adalah praktik dan teknologi di lapisan RME, bukan modul billing atau inventori. RS yang sudah menggunakan SIMRS lengkap seperti Khanza tetap perlu menilai apakah modul RME embedded sudah memenuhi delapan kriteria di atas. Jika belum, opsi yang umum dilakukan RS adalah menambahkan RME pelengkap yang lebih siap MRMIK tanpa mengganti SIMRS yang sudah berjalan.

Pesan praktis. Saat membandingkan vendor pada halaman ini, perhatikan kolom Tipe pada tabel perbandingan. SIMRS pemerintah seperti SIMGOS dan SIMRS sumber terbuka seperti Khanza memiliki ruang lingkup berbeda dengan RME mandiri seperti MedMinutes. Membandingkan apple to apple pada lapisan RME saja akan memberi gambaran yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan MRMIK.

Studi kasus umum di lapangan. Pola yang paling sering kami temui di tahap Discovery adalah RS yang sudah pakai SIMRS lengkap selama bertahun-tahun, namun ketua Komite Mutu menemukan bahwa modul rekam medis embedded kurang siap menghadapi MRMIK 5: tidak ada export audit log per pasien, tidak ada dashboard kepatuhan SOAP, dan TTE belum tersertifikasi. RS pada situasi ini umumnya tidak ingin rip-and-replace SIMRS karena modul billing, farmasi, dan SIRS sudah berjalan stabil. Solusi yang umum dilakukan adalah memasang RME pelengkap di lapisan klinis dan menjembataninya ke SIMRS lewat HL7 atau FHIR sehingga master pasien tetap menjadi satu sumber kebenaran. Pola hybrid ini diterima surveyor selama RS dapat menunjukkan Berita Acara integrasi yang menjelaskan pembagian tanggung jawab antar sistem.

Sebaliknya untuk RS yang belum pakai SIMRS sama sekali, pertimbangan utama adalah cakupan modul, bukan hanya kesiapan MRMIK. Memilih RME mandiri tanpa SIMRS pendamping akan menyisakan kebutuhan billing, farmasi, dan pelaporan SIRS yang tidak ter-cover. Untuk konteks ini, SIMRS lengkap seperti Khanza atau SIMGOS dapat dijadikan basis, lalu RME pelengkap ditambahkan jika modul RME embedded tidak memenuhi delapan kriteria di atas. Diskusi dengan tim IT internal RS sangat dianjurkan sebelum mengikat kontrak vendor karena yang menanggung beban implementasi harian justru tim IT, bukan vendor.

Bagaimana Memilih Platform untuk RS Anda — 5 Langkah

Berikut lima langkah yang umum dilakukan tim Tata Kelola dan Wakil Direktur Pelayanan saat menyusun shortlist vendor RME atau SIMRS untuk persiapan MRMIK.

Langkah 1. Audit kebutuhan internal. Mulai dari pertanyaan: berapa tipe RS Anda (A, B, C, atau D), berapa volume pasien rajal dan ranap per bulan, berapa jumlah dokter dan koder, dan modul apa saja yang sudah jalan. Output langkah ini adalah satu halaman ringkasan kebutuhan yang jadi acuan saat negosiasi.

Langkah 2. Cek scope produk vendor. Cocokkan daftar kebutuhan dengan kolom Tipe pada tabel di atas. Jika RS sudah punya SIMRS lengkap dan masalahnya ada di lapisan RME, fokus shortlist ke RME mandiri. Jika RS belum punya SIMRS sama sekali, pertimbangkan SIMRS lengkap atau kombinasi SIMRS plus RME.

Langkah 3. Demo plus trial atau pilot. Minta minimal tiga vendor melakukan demo dengan workflow konkret RS Anda, bukan demo generic. Pertanyaan kunci: bisa saya lihat audit log per pasien, bisa saya lihat dashboard kepatuhan per dokter, dan bisa saya lihat resource FHIR yang ter-submit ke SatuSehat untuk RS lain pengguna Anda. Jika jawabannya hanya brosur, vendor tersebut belum siap MRMIK.

Langkah 4. Cek roadmap kepatuhan KMK 1596/2024. KMK 1596/2024 adalah standar yang relatif baru. Tanyakan kepada vendor bagaimana mereka memetakan rilis fitur ke elemen penilaian MRMIK 1 hingga MRMIK 13. Vendor yang serius memiliki release notes publik dan komitmen update kepatuhan dalam SLA, bukan jawaban "akan kami tambahkan".

Langkah 5. Verifikasi integrasi dengan sistem existing. Pastikan vendor dapat menjelaskan skema integrasi dengan SIMRS dan sistem lain yang sudah berjalan di RS, baik melalui HL7, FHIR, maupun API langsung. Tantangan terbesar pasca implementasi adalah data silo antara modul lama dan modul baru. Diskusikan rancangan integrasi sejak fase Discovery, bukan setelah PKS ditandatangani.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda RME dan SIMRS?

Rekam Medis Elektronik (RME) adalah modul dokumentasi klinis pasien: anamnesis, diagnosis, tindakan, asuhan, dan resume medis. SIMRS atau Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sistem yang lebih luas dan mencakup pendaftaran, billing, farmasi, stok obat, inventori, sumber daya manusia, serta laporan SIRS. RME dapat menjadi modul di dalam SIMRS atau berdiri sendiri sebagai sistem terpisah yang terintegrasi. KMK 1596/2024 Bab MRMIK secara khusus mengatur dokumentasi klinis sehingga ruang lingkup RME yang paling relevan untuk akreditasi MRMIK.

Apakah Khanza adalah RME?

Khanza secara umum dikenal sebagai SIMRS sumber terbuka dengan modul RME embedded di dalamnya, bukan platform RME mandiri. Khanza menyediakan modul pendaftaran, farmasi, billing, inventori, SIRS, dan dokumentasi klinis sekaligus. Untuk audit MRMIK, RS pengguna Khanza perlu memverifikasi bahwa modul RME embedded sudah memenuhi tujuh kewajiban Permenkes 24/2022 dan kriteria KMK 1596/2024, termasuk audit log, integrasi SatuSehat, dan TTE.

Apakah RME open source seperti Khanza bisa lulus MRMIK 5?

Bisa, dengan catatan. Surveyor MRMIK menilai implementasi konkret di lapangan, bukan jenis lisensi. RME open source dapat lulus MRMIK 5 jika RS dapat menunjukkan bukti audit log lengkap, integrasi SatuSehat aktif, role based access control, backup off-site, dan bukti pelatihan pengguna. Tantangan utama bukan pada lisensi melainkan pada siapa yang menjamin update kepatuhan regulasi dan pemeliharaan jangka panjang setelah RS deploy. Vendor komersial menanggung tanggung jawab itu via kontrak.

Berapa biaya rata-rata RME untuk RS tipe C?

Biaya RME untuk RS tipe C bervariasi cukup lebar tergantung skema lisensi, jumlah pengguna, modul yang diaktifkan, dan biaya implementasi awal. Berdasarkan informasi publik vendor RME yang beredar, kisaran biaya berlangganan tahunan untuk RS tipe C berkisar antara puluhan juta hingga ratusan juta rupiah per tahun. Beberapa vendor menerapkan biaya lisensi awal plus biaya pemeliharaan, sementara vendor lain berbasis langganan murni. RS sebaiknya membandingkan minimal tiga vendor dengan ruang lingkup pekerjaan yang setara sebelum negosiasi.

Apakah vendor RME wajib terdaftar di Kemenkes?

Ya. Pasal 19 Permenkes 24/2022 mewajibkan penyelenggara Rekam Medis Elektronik mendaftar ke Kementerian Kesehatan dan terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital. RS dapat memverifikasi status pendaftaran vendor di portal SatuSehat Kemkes. Saat memilih vendor, RS sebaiknya meminta nomor pendaftaran resmi sebagai bagian dari due diligence.

Bagaimana cek vendor RME sudah terintegrasi SatuSehat?

Vendor yang sudah terintegrasi SatuSehat live umumnya dapat menunjukkan tiga bukti. Pertama, dashboard kepatuhan SatuSehat di portal Kemkes yang menampilkan jumlah resource FHIR ter-submit per RS pengguna. Kedua, surat keterangan integrasi SatuSehat dari Kemkes untuk RS yang sudah onboarded. Ketiga, demonstrasi langsung penyimpanan resource FHIR R4 ke SatuSehat staging atau production. RS sebaiknya minta demo saat tahap evaluasi, bukan hanya pernyataan tertulis.

Apakah pindah vendor RME bisa migrasi data lama?

Bisa, namun migrasi RME bukan proses sederhana. Yang umumnya dapat dimigrasikan adalah master pasien, riwayat kunjungan, diagnosis ICD-10, dokumentasi klinis terstruktur, dan resume medis. Tantangannya adalah pemetaan field antar skema database yang berbeda dan kelengkapan data lama yang sering kali tidak terstruktur. Vendor RME yang baik menyediakan fase Discovery untuk audit data sumber, kemudian eksekusi migrasi bertahap dengan validasi sample sebelum cut-over. Hindari janji migrasi instan dalam hitungan hari untuk volume RS menengah ke atas.

Apa kriteria sertifikasi vendor RME yang baik?

Kriteria sertifikasi vendor RME yang baik mencakup empat lapis. Pertama, terdaftar di Kemkes sebagai penyelenggara RME dan PSE Komdigi. Kedua, memiliki integrasi SatuSehat aktif yang dapat diverifikasi via dashboard Kemkes. Ketiga, menyediakan kontrak Service Level Agreement dengan janji uptime, respon insiden, dan tanggung jawab pemeliharaan. Keempat, transparansi dokumentasi teknis seperti audit log structure, RBAC matrix, kebijakan backup, dan prosedur disaster recovery. Sertifikasi ISO 27001 atau SOC 2 menjadi nilai tambah untuk lapisan keamanan.

Bagaimana MedMinutes Mendekati MRMIK

Disclosure ulang

Kami transparan: halaman ini ditulis MedMinutes, dan MedMinutes adalah salah satu opsi.

Kami sengaja menyertakan komparator dan limitations kami sendiri pada bagian profiling karena hadir sebagai pilihan yang jujur lebih bermanfaat daripada tampil sebagai reviewer netral palsu. Untuk RS yang setelah membaca halaman ini ingin memasukkan MedMinutes ke shortlist, berikut posisi kami yang dapat diverifikasi.

  • Platform SIMRS+RME — dapat berdiri sendiri atau berdampingan dengan SIMRS keuangan/ERP existing di RS.
  • 60+ rumah sakit di 10+ provinsi sebagai basis pengguna saat ini.
  • Audit log built-in, exportable per pasien dan per pengguna, format standar untuk surveyor.
  • Skill mrmik-docs auto-generate evidence PDF per Elemen Penilaian MRMIK saat masa visitasi.
  • Terdaftar resmi di daftar RME Kementerian Kesehatan dan PSE Komdigi.

Hubungi tim MedMinutes untuk audit kesiapan MRMIK 30 menit tanpa biaya. Kami akan memetakan posisi RS Anda terhadap delapan kriteria di atas, mengidentifikasi gap yang paling berisiko ditemukan surveyor, dan memberikan saran apakah solusinya menambah RME pelengkap, mengganti SIMRS, atau cukup memperkuat dokumentasi proses yang sudah ada.