Masukkan angka sensus rawat inap, dapatkan tujuh indikator sekaligus beserta pembanding standar Kemenkes RI.
Rumus ALOS adalah jumlah lama dirawat seluruh pasien keluar dibagi jumlah pasien keluar (hidup + mati) dalam satu periode. Rumus BOR adalah jumlah hari perawatan dibagi hasil kali jumlah tempat tidur dengan jumlah hari dalam periode, dikali 100%. Standar ideal Kemenkes RI: BOR 60–85%, ALOS 6–9 hari, TOI 1–3 hari, BTO 40–50 kali per tahun.
Semua angka diambil dari laporan sensus harian rawat inap. Contoh di bawah memakai RS 200 tempat tidur selama 30 hari.
30 untuk bulanan, 365 untuk tahunan.
Total pasien yang ditempati per hari, dijumlahkan sepanjang periode.
Jumlah LOS setiap pasien yang keluar pada periode ini.
BOR — Bed Occupancy Rate
—%
ALOS — Average Length of Stay
— hari
TOI — Turn Over Interval
— hari
BTO — Bed Turn Over
— kali
Setara —
GDR — Gross Death Rate
—‰
NDR — Net Death Rate
—‰
Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda. Tidak ada angka sensus yang dikirim atau disimpan MedMinutes.
BOR adalah persentase pemakaian tempat tidur pada satu periode. Rumusnya: jumlah hari perawatan dibagi hasil kali jumlah tempat tidur dengan jumlah hari dalam periode, dikali 100%. Standar ideal Kemenkes RI 60–85%. Di bawah 60% berarti tempat tidur kurang termanfaatkan; di atas 85% berarti beban ruangan tinggi dan waktu bersih antar pasien menipis.
LOS (Length of Stay) adalah lama rawat satu pasien, dihitung dari tanggal masuk sampai tanggal keluar. ALOS (Average Length of Stay) adalah rata-rata LOS seluruh pasien yang keluar dalam satu periode: jumlah lama dirawat dibagi jumlah pasien keluar, hidup maupun mati. LOS menilai satu episode perawatan, ALOS menilai efisiensi unit atau rumah sakit. Standar ideal ALOS menurut Kemenkes RI 6–9 hari.
TOI adalah rata-rata jumlah hari sebuah tempat tidur kosong sampai terisi pasien berikutnya. Rumusnya: selisih antara kapasitas hari rawat (TT × hari) dan hari perawatan, dibagi jumlah pasien keluar. Standar ideal 1–3 hari. TOI mendekati nol menandakan tempat tidur langsung dipakai ulang — efisien untuk pendapatan, tetapi menyisakan sedikit waktu untuk pembersihan ruangan.
BTO adalah frekuensi pemakaian satu tempat tidur, yaitu jumlah pasien keluar dibagi jumlah tempat tidur. Standar ideal 40–50 kali per tahun. Karena standar itu berbasis tahunan, kalkulator di atas juga menyetahunkan hasil periode yang lebih pendek agar setara dibandingkan.
GDR (Gross Death Rate) adalah angka kematian umum per 1.000 pasien keluar; NDR (Net Death Rate) hanya menghitung kematian setelah dirawat lebih dari 48 jam, sehingga lebih mencerminkan mutu pelayanan rumah sakit. Standar Kemenkes RI: GDR ≤ 45‰ dan NDR ≤ 25‰.
Tarif INA-CBG dibayar per episode perawatan, bukan per hari rawat. Ketika ALOS suatu kelompok kasus melampaui trim point INA-CBG, hari rawat tambahan ditanggung rumah sakit tanpa penambahan tarif. Sebaliknya, ALOS yang jauh lebih pendek dari kelompok sejenis sering menjadi penanda kasus readmisi atau fragmentasi yang berisiko ditolak verifikator.
Karena itu ALOS agregat rumah sakit saja tidak cukup. Yang menentukan margin adalah ALOS per kelompok CBG dibandingkan trim point-nya masing-masing — satu kelompok kasus dengan LOS panjang bisa menghabiskan margin dari puluhan kelompok lain yang sehat.
ALOS = jumlah lama dirawat seluruh pasien keluar ÷ jumlah pasien keluar (hidup + mati), dinyatakan dalam hari. Contoh: 4.800 hari rawat ÷ 640 pasien keluar = ALOS 7,5 hari.
BOR = (hari perawatan ÷ (jumlah TT × jumlah hari)) × 100%. Contoh: 4.800 ÷ (200 × 30) × 100% = 80%.
BOR 60–85%, ALOS 6–9 hari, TOI 1–3 hari, BTO 40–50 kali per tahun, GDR ≤ 45‰, NDR ≤ 25‰.
Tidak. Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda dan tidak ada angka yang dikirim, disimpan, atau dicatat MedMinutes.
Penjelasan lengkap tiap indikator, standar Kemenkes, dan strategi optimasinya.
Kontrol efisiensi rawat inap (BOR & ALOS)Bagaimana indikator ini dipantau otomatis di dalam RME.
Kontrol LOS vs trim point INA-CBGMelihat kelompok kasus yang lama rawatnya melewati trim point.
BPJScanAnalisis klaim BPJS termasuk outlier LOS dan efisiensi rawat inap per CBG.