Semua artikel tentang Direktur RS
Tidak semua tindakan korektif sama kuatnya. Hierarki tindakan RCA membedakan yang mengubah sistem dari yang cuma mengandalkan ingatan manusia.
Obat termurah belum tentu paling hemat. Panduan CEA dan ICER untuk Komite Farmasi dan Terapi: menghitung biaya total per outcome, bukan harga akuisisi.
Membebankan biaya kapasitas kosong ke tarif memicu spiral: unit cost naik, tarif naik, pasien pergi, volume turun. Cara memutusnya lewat kapasitas normal.
Akurasi internal bukan bukti CDSS siap dipakai di RS Anda. Lima kriteria validasi yang menentukan sebelum kontrak pengadaan ditandatangani.
Satu layanan bisa rugi menurut full costing tapi untung menurut contribution margin. Cara membaca tiga lapis margin sebelum memutuskan menutup layanan.
TDABC menurunkan biaya unit ke tingkat tindakan hanya dengan capacity cost rate dan durasi baku — tanpa survei aktivitas yang membebani tim rumah sakit.
Tiga perilaku berbeda menuntut tiga respons berbeda. Panduan Just Culture agar akuntabilitas tetap tegak tanpa membunuh keberanian staf melapor.
Step-down mengalirkan biaya satu arah dari unit manajemen sampai unit penghasil. Panduan urutan alokasi, pemilihan pemicu biaya, dan uji keseimbangan.
Zero Harm bukan angka nol di laporan, melainkan cara organisasi bekerja. Lima prinsip HRO dan tangga maturitas budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
Sejak tarif ditetapkan pembayar, margin lahir dari kendali biaya. Panduan metode perhitungan unit cost rumah sakit: definisi, pusat biaya, dan pilihan metode.
Setelah Permenkes 6/2026 mencabut aturan SIMRS lama, pilihan open source atau berbayar bukan soal harga lisensi. Enam kriteria keputusan untuk RS madya.
Distribusi jaspel yang salah adalah temuan audit yang merusak reputasi RS. Empat kewajiban regulasi yang wajib dipahami Direktur RS.
RS madya menghadapi tarif INA-CBG paling ketat. Panduan direktur menghitung break-even per kelompok CBG dan memetakan margin untuk keputusan subsidi silang.
AI memberi ROI nyata pada empat titik revenue cycle RS: koding INA-CBG, casemix analytics, verifikasi klaim, dan deteksi fraud. Panduan keputusan Direktur.
PP 58/2023 mengubah cara RS memotong PPh 21 jasa medis dokter mitra: bruto dihitung sebelum bagi hasil. Panduan tiga kewajiban RS di era Coretax 2026.
Direktur RS: tiga lever optimasi INA-CBG legal, tata kelola anti-fraud JKN, dan persiapan iDRG — strategi pendapatan klaim tanpa melanggar regulasi.
Permenkes 13/2025 Pasal 217 menjadikan rasio kemitraan sebagai parameter akreditasi. Tiga risiko yang perlu Direktur RS waspadai sebelum survei berikutnya.
KMK 62/2026 resmi membuka persaingan antar LIPA untuk akreditasi rumah sakit. Pahami 3 skenario status RS Anda dan langkah tepat sebelum sertifikat bermasalah.
Panduan komparatif untuk Direktur RS Tipe B & C tahun 2026: empat sumbu keputusan, lima opsi SIMRS dan platform modular, dasar hukum, serta roadmap tiga tahap.
POJK 36/2025 memperkenalkan KAPJ dan skema pembagian risiko. Apa artinya bagi alur penjaminan, loket, dan piutang rumah sakit.